Portal Bangsa
ad

Petani Tembakau di Jember Mulai Lesu

berita terkini
Petani tembakau di Kecamatan Ledokombo Jember
ad

JEMBER,(PORTALBANGSA) - Sejumlah petani di Kabupaten Jember mengaku trauma dan lesu untuk bertani tembakau, dengan alasan pada saat panen harga selalu tidak stabil.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh salah seorang petani  Samsuri (34) warga Dusun Darungan, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo.

"Bagaimana tidak khawatir, harga pada sat musim panen selalu tidak stabil, kadang juga ada permainan ditingkat penjual. Akibatnya, kami petani yang merugi," ujarnya, Rabu (21/08) siang.

Selama ini,lanjut dia, para petani sebelum memutuskan untuk menanam tembakau, rata-rata modal dari hasil pinjaman ke Bank.

"Kalau tidak pinjam dari mana, kadang tidak kembali modal, mau tidak mau kami harus beralih ke tanaman padi. Padi jauh lebih stabil," akui dia.

Sementara H. Fadlan (43) menyebut, kestabilan harga sangat dipengaruhi oleh kwalitas tembakau saat panen dan jumlah permintaan dari pabrik.

" Permintaan di pabrik sangat mempengaruhi, kadang tembakau banyak harganya yang kurang stabil. Kadang tembakau sedikit barangnya cari yang kwalitas kadang angel," jelasnya.

 

Reporter : Ifah Nur Fadiyah
Editor : Rini Anggraini
ad
Berita Sebelumnya Begini Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Pengelolaan Bandara Notohadinegoro
Berita Selanjutnya Program Wira Usaha di SMK AL-Azhar Bangsalsari Jember

Komentar Anda