Portal Bangsa
ad

Begini Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Pengelolaan Bandara Notohadinegoro

berita terkini
Pesawat saat mendarat di lapangan Notohadinegoro
ad

JEMBER,(PORTALBANGSA) - Rencana Bupati Jember untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pengelolaan Bandara Notohadinegoro Jember kurang didukung oleh Ketua DPRD Jember M Thoif Zamroni.

Thoif mengingatkan, pembentukan BUMD membutuhkan kajian dan pertimbangan lebih mendalam agar didapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan.

“Sementara ini, BUMD kita ada dua, yakni bergerak di bidang perkebunan dan air minum. Ada PDP Kahyangan dan PDAM. Terkait BUMD bandar udara, harus melalui kajian-kajian. Karena dalam membentuk BUMD, ada anggaran yang namanya anggaran penyertaan modal," ujar Thoif kepada sejumlah wartawan di ruang rapat DPRD Jember, Selasa (22/8).

"Kemudian dibutuhkan perda juga untuk mendukung, yakni perda mengenai penyertaan modal terhadap BUMD itu, ” tambahnya.

Selain itu, lanjut legislator dari Gerindra ini, dibutuhkan juga perhitungan matang dengan adanya BUMD itu, terkait pemasukan untuk menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Jember.

“Ini harus komprehensif kajiannya. Karena tujuannya kan harus profit, dan juga untuk meningkatkan PAD di Kabupaten Jember. Jadi harus dikaji semua. Jangan asal-asalan,” tegasnya.

Jangan sampai nantinya, katanya, dengan adanya BUMD baru, malah akan menambah masalah baru juga bagi Kabupaten Jember.

“Sampai saat ini, BUMD yang ada saja belum bisa memberikan PAD yang signifikan. Apalagi terkait PDP yang kita ketahui bersama, saat ini sedang diberikan kelonggaran oleh DPRD Jember, untuk tidak memberikan PAD nya. Karena masih fokus untuk peremajaan manajemen,” cetusnya.

Reporter : Ifah Nur Fadiyah
Editor : Rini Anggraini
ad
Berita Sebelumnya Begini Tanggapan Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Setelah di Demo
Berita Selanjutnya Program Wira Usaha di SMK AL-Azhar Bangsalsari Jember

Komentar Anda