Portal Bangsa
ad

Mengangkat Potensi Desa Jember Lewat Jurnalisme Warga

berita terkini
Pelatihan jurnalisme warga di Balai Desa Sumbersalak Ledokombo, Jember
ad

JEMBER, (portalbangsa.com) – Sekelompok pemuda, yang mengatasnamakan Tim Redaksi Sumbersalak (Tires), mengupayakan terciptanya generasi pemuda yang turut membangun desa menjadi lebih baik. Mengangkat potensi desa ke ranah publik. Memperkenalkan desanya ke dunia luar melalui tulisan.

Hal inilah yang dilakukan oleh Tires dan Tanoker Ledokombo Jember dengan mengadakan pelatihan jurnalisme warga di Balai Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jumat (10/3).

Menurut Pemimpin Tires Iwan Joyo Suprapto, pelatihan ini dilakukan selain untuk meningkatkan kualitas pemahaman dalam jurnalistik, juga untuk mengajak generasi muda lain untuk turut serta dalam mengangkat potensi desanya melalui tulisan.

Pelatihan yang dilakukan sekitar tiga jam (13.00-16.00 WIB) ini mengundang dua pemateri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember, Friska Kalia dan Zuhana Anibudin. Sekitar 20 peserta dari Desa Sumbersalak dan Ledokombo diajarkan teori serta praktek dalam dunia jurnalistik.

“Semoga setelah mengikuti pelatihan ini, kami bisa lebih terampil mengolah berita mulai dari proses pencarian hingga penyajian yang menarik yang baik dan benar,” kata Iwan.

Baginya pengetahuan tentang  teknik jurnalistik dibutuhkan dalam usaha untuk mengembangkan jurnalisme warga. Ia menganggap, potensi desa yang cukup jauh dari pusat kota ini, bisa lebih disebarluaskan melalui tulisan.

“Meskipun kami memang sering diremehkan dan tidak dianggap oleh pemerintah desa di sini,” tuturnya.

Selama setahun terakhir, Iwan dan teman-temannya di tim Tires dengan giat mengembangkan jurnalisme warga berbasis desa. Melalui website rintisan (sumbersalak.desa.id) dan memaksimalkan potensi media sosial, mereka  menulis berita-berita seputar kejadian dan segala potensi yang ada di Desa Sumbersalak. Mereka aktif mempromosikan potensi wisata seperti air terjun Damar Wulan dan air terjun Anjasmoro serta peluang UMKM yang ada di desa tersebut.

“Di desa kami sebenarnya ada banyak industri rumahan yang jika dikembangkan bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Selain makanan ringan dan minuman herbal, saat ini di desa kami sedang mengupayakan produk kopi kemasan yang kami namakan Kopi Deso,” ujar Iwan.

Sementara menurut Friska Kalia, Ketua AJI Jember, sekaligus sebagai pemateri dalam acara ini, media mainstream di Indonesia sudah tak lagi bisa menampung informasi yang ada di desa. Menurutnya, media mainstream sudah terkotak-kotak dari berbagai macam kepentingan, baik politik maupun bisnis.

“Hadirnya jurnalis desa ini memberi warna baru dalam jurnalis di Indonesia, agar mereka bisa benar-benar menyajikan berita yang memihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkas Friska.

Reporter : Chairul Anwar
Editor : Rini Anggraini
ad
Berita Sebelumnya Kisah Seorang Difabel di Jember yang Pantang Menyerah
Berita Selanjutnya Program Wira Usaha di SMK AL-Azhar Bangsalsari Jember

Komentar Anda